something new : Ketofastosis

Yang kedua,

ada seminar tentang pola hidup. Saya bilang ini pola hidup bukan diet, karena biasanya kalau diet itu ada tenggat waktu nya, yang ini engga.

Namanya Ketofastosis, Keto – Fastosis.

Sebelumnya pola hidup saya sudah banyak berubah, apalagi setelah ikut yoga. Sudah ikut saran salah satu guru yoga untuk makan menggunakan jendela makan. 8-6 jam saja setiap harinya. Badan sudah lebih ringan, berat badan sudah meluncur turun +/- 10 kg an

Terus kenapa pengen nyoba yang lain?? Yaaah selain lagi semangat cari tau, kakak dan kakak ipar saya sudah menjalankan Ketofastosis lebih dulu, dan hasilnya memang terlihat. Kakak saya yang susah diet ternyata bisa kecil juga, dan mereka terlihat hepi engga marah-marah seperti diet pada umumnya. So, saya tertarik ingin tau.

Pertama kali ikut seminarnya, sungguh saya kepedean!

Saya merasa sudah terbiasa puasa dan jendela makan saya rata-rata 6 jam, akan sesulit apa sih?? (merasa gelas saya setengah penuh)

Prinsip dasar dari Keto adalah Low Carbo Low Sugar, mungkin bisa dibilang No Carbo No Sugar, 70% lemak 20% protein 10% karbo. Gampang nya sih, makan daging dan lemak aja, cemilan nya aja keju. Naaah gimana engga menggoda, mana ada makan makanan berlemak berbonus sehat? 

Tanpa amunisi lengkap (ada daftar makanan/minumam yang semi wajib ketika Keto, cth: VCO) saya memulai nya. Masih dengan gelas setengah penuh.

Hari 1 – 5 masih dilalui dengan asyik aja, sudah mulai terasa enteng, berat badan langsung berkurang 2 kg, pipi langsung terlihat tirus. Karena saya cuma sendirian yang Keto di rumah, alhasil saya musti bikin makanan sendiri atau memang dipisahkan sebelum makanan daging-dagingan lain itu terkena gula atau kecap.

Kondisi badan saya bisa di bilang lemas, sudah lah makannya pilih-pilih, ditambah males makan, iya males makan karena udah mulai keblinger sama lemak, daging, keju, engga ada yang segeeeer, satu-satunya yang seger itu cuma agar-agar + cincau hijau dan ngga pake gula donk hehehe 😰

Fuiiiiiih mulai nagih gula nih badannya, kerasa banget.

Sempat ke Jakarta sejenak dan disuguhkan menu keto lengkap sama kakak ipar dan ternyata kenyaaang, alhamdulillah.

Tapi seterusnya?? badan makin lemas, sesak di dada, naik tangga 3 lantai aja ngos-ngos an, mau yoga aja rasanya engga kuat. KF11 ( ketofastosis hari ke 11) saya sudah merasa sinyal tidak enak di badan, ditambah Ozan demam, yg otomatis saya begadang. Makin drop dan saya ikutan demam, rasanya muaaal luar biasa, kalau mual biasanya saya langsung bikin teh manis anget segelas, sekarang engga bisaa 😩

Semua cara yang diperbolehkan di keto saya coba, ngemut garem, minum air anget + garem, minum kuah kaldu, minum pocari sweat Ionesence, ngemut fisherman, semua engga berhasil. Tetep muntah dan batuk karena asam lambung naik, perut perih, karena saya hampir engga makan-makan yang keras, muntah saya pun engga keluar apa-apa kecuali cairan.

Saat saya sedang drop begini, ozan juga belum pulih benar dan harus perjalanan besar…duh duuuh rasanya bersalah banget, Ozan lagi butuh semangat untuk perjalanan ini eh ya kok saya sakit, untuk berbicara saja rasanya susah.

Akhirnya setelah menimbang-nimbang tanya sana sini, saya memutuskan menyerah di KF14, pas 2 minggu, malem itu saya minum madu, minta teh manis. Apa yang saya pikirkan??

Gelas mu kepenuhan padahal kosong dy! Terlalu PeDe saya menjalani ini. Saya tau, sudah diperingatkan tentang HC, Healing Crisis, seperti detox badan di keto. Dan sekali lagi, saya menganggap HC saya sudah terlewati.

Dilain sisi, ada bagian tubuh saya yang saya lupakan ketika memulai Keto, yaitu pola hidup saya sebelumnya, saya yoga, saya pencinta buah dan sayur, dan saya merasa 2 minggu itu saya menswicth terlalu cepat.

Mau tidak mau, saya percaya energi, beberapa tahun ke belakang saya mulai mengerti energi dan saya merasakan sinyal ketika awal memulai keto yang  saya abaikan. Saya tidak bisa tidur di bawah jam 12 malam. Sinyal ini yang saya abaikan, yang makin lama makin menumpuk menjadi beban di badan saya. Energi saya overload!

Dengan pola hidup saya kemarin saja saya butuh yoga hampir setiap hari untuk menguras energi saya, apalagi dengan pola makan yang serba daging? butuh extra effort untuk menguras. Saya juga tahu daging itu sifatnya panas, kalau orang energi bilang daging itu sifatnya bumi, semua pemakan daging hampir dipastikan lebih agresif, karena dia butuh mengeluarkan “panas” nya daging. Pemakan daging harus mencari aktifitas yang menguras energi, yang lebih agresif, olahraga yang lebih high impact, berbeda jauh dengan pola saya sebelumnya.

Pilihan.

yaaa semua ada pilihan, semua ada bagiannya masing-masing. Akhirnya saya memilih yoga dengan pola hidup saya sebelumnya. Mungkin bagi orang keto saya menyerah terlalu cepat, karena kalau baca sharing pengalaman di group, ada yang benar-benar muntah, mual + marah-marah selama HC yang bisa berlangsung selama +/-  3hari.  Saya mengakui kok selama 2 minggu saya keto, badan saya benar-benar masuk ke kondisi yang berbeda, migren yang sering datang, hilang! Keluhan lutut saya juga engga ada lagi, gatal-gatal di kulit engga ada, kulit terasa lebih lembab. Tapi saya memilih untuk berhenti karena saya merasa belum sejalan secara energi dan bawah sadar saya dengan keto. Karena saya percaya ada kesinambungan hidup antara energi dan fisik.

Saya ambil positifnya dari keto, karbo dan gula memang harus dihindari sebisa mungkin, hampir semua penyakit bermula dari 2 bahan ini, bukan salah bahannya, tapi kitanya yang terlalu dimanja dengan segala kemudahan 2 bahan ini.

Pengendalian diri!

mau dengan cara apapun kamu hidup, tanpa pengendalian diri semua nya sia-sia! Terlalu banyak tidak bagus, terlalu sedikit juga, kenali diri dan kendalikan!

Satu lagi, never underestimed of anything! ketika mau belajar, mulai lah dengan mengosongkan gelasmu, jangan sampai niat yang baik untuk belajar menjadi sia-sia karena wadahnya sudah terlalu penuh.

Everything happens by a reason

ini juga dy… ingat dan jadikan filter untuk berjalan ke depan! 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s